Senin, 23 Januari 2012

KHIYAR


$ygƒr'¯»tƒ šúïÏ%©!$# (#þqãZtB#uä #sŒÎ) LäêZtƒ#ys? AûøïyÎ/ #n<Î) 9@y_r& wK|¡B çnqç7çFò2$$sù 4
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya.”
(QS. AL Baqarah/2: 282)
Allah SWT  menciptakan manusia sebagai makhluk sosial, manusia satu dengan manusia yang lain saling membutuhkan, baik dengan jalan tolong menolong dalam urusan kemasyarakatan, tukar menukar barang maupun jual beli.
Akan tetapi sifat loba, tamak, egois tetap ada pada diri manusia. Oleh sebab itu agama Islam mengatur seluruh tata kehidupan manusia termasuk di dalamnya muamalat. Yang dimaksud muamalat ialah tukar menukar barang atau suatu yang memberi manfaat dengan cara yang telah ditentukan, seperti jual beli, sewa menyewa, pemberin upah, pinjam meminjam dan lain-lain. Di bawah ini penjelasan tentang jual beli.

1. Pengertian dan Dasar hukum Jual Beli
Menurut bahasa jual beli berasal dari kata (بَاعَ – يَبِيِعُ - بَيْعًا) artinya tukar menukar sesuatu dengan sesuatu, menurut istilah jual beli adalah suatu transaksi tukar menukar barang atau harta yang mengakibatkan pemindahan hak milik sesuai dengan Syarat dan Rukun tertentu. Dasar hukum jual beli bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadits :
            Firman Allah SWT :

¨@ymr&ur ª!$# yìøt7ø9$# tP§ymur (#4qt/Ìh9$# 4
 Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba” (QS. Al Baqarah/2 : 275).

            Sabda Rasulullah SAW :

       اَفْضَلُ اْلكَسَبِ عَمَلَ الرَّ جُلِ بِيَدِهِ وَكُلُّ بَيِعٍ مَبْرُوْرٍ (رواهوالطبراني)               
“Pendapatan yang paling utama dari seorang adalah hasil usaha sendiri dan hasil jual beli yang mabrur” (HR. Thabrani).

        2. Syarat dan Rukun Jual Beli
a.      Rukun Jual Beli
1)      Ada penjual.
2)      Ada pembeli.
3)      Ada barang atau harta yang diperjual belikan.
4)      Ada uang atau alat bayar yang digunakan sebagai penukar barang.
5)      Ada lafadz ijab qabul, yaitu sebagai bukti akan adanya kerelaan dari kedua belah pihak.
b.      Syarat Barang yang Diperjual Belikan
1)      Barang itu suci, artinya bukan barang najis.
2)      Barang itu bermanfaat.
3)      Barang itu milik sendiri atau  milik orang lain yang telah mewakilkan untuk menjualnya.
4)      Barang itu dapat diserah terimakan kepemilikannya.
5)      Barang itu dapat diketahui jenis, ukuran, sifat dan kadarnya.
c.       Syarat Penjual dan Pembeli
1)      Berakal sehat, orang yang tidak sehat pikirannya atau idiot (bodoh), maka akad jual belinya tidak sah.
2)      Atas kemauan sendiri, artinya jual beli yang tidak ada unsur paksaan.
3)      Sudah dewasa (Baligh), artinya akad jual beli yang dilakukan oleh anak-anak jual belinya tidak sah, kecuali pada hal-hal yang sifatnya sederhana atau sudah menjadi adat kebiasaan. Seperti jual beli es, permen dan lain-lain.
4)      Keadaan penjual dan pembeli itu bukan orang pemboros terhadap harta, karena keadaan mereka yang demikian itu hartanya pada dasarnya berada pada tanggung jawab walinya.
.
        3. Jual Beli yangTerlarang
a.      Jual beli yang sah tapi terlarang, antara lain:
1)      Jual beli yang harganya diatas/dibawah harga pasar dengan cara menghadang penjual sebelum tiba dipasar. Sabda Nabi SAW dari Ibnu Abbas ra.:

لاَ تَتَلَقُّوْاالرُّكْبَانَ (متفق عليه)                                                   
“Janganlah kamu menghadang orang yang berangkat kepasar”(Muttafaq Alaih).

2)      Membeli barang yang sudah dibeli atau dalam proses tawaran orang lain. Sabda Nabi SAW :

       لاَبَيْعَ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ (متفق عليه)                                         
“Janganlah seseorang menjual sesuatu yang telah dibeli orang lain” (Muttafaq Alaih).

3)      Jual beli barang untuk ditimbun supaya dapat dijual dengan harga mahal dikemudian hari, padahal masyarakat membutuhkannya saat itu. Sabda Rasulullah SAW :

لاَ يَحْتَكِرُ اِلاَّخَاطِئٌ (رواه مسلم)                                         
“Tidak ada yang menahan barang kecuali orang yang durhaka (salah)” (HR. Muslim).

4)      Jual beli untuk alat maksiat:
                        Firman Allah SWT :

      ...وَلاَتَعَاوَنُوْ عَلَى الاِْثْمِ وَالْعُدْوَانِ...                              “Dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran”(QS. Al Maidah: 2).

5)      Jual beli dengan cara menipu, sabda Nabi SAW :

       نَهَى النَبِيُّ صَلَّى الله ُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الغَرَرِ (رواه مسلم)                       
“Nabi melarang memperjual belikan barang yang mengandung tipuan”(HR. Muslim).

6)      Jual beli yang mengandung riba, Firman Allah SWT. :

$ygƒr'¯»tƒ šúïÏ%©!$# (#qãYtB#uä Ÿw (#qè=à2ù's? (##qt/Ìh9$# $Zÿ»yèôÊr& Zpxÿy軟ÒB (  
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat  ganda”(QS. Ali Imran: 130).

b.      Jual beli terlarang dan tidak sah, yaitu :
1)      Jual beli sperma binatang, Sabda Nabi SAW. dari Jabir ra.:

نَهَى عَنْ بَيْعِ ضِرَابِ الْفَحلِ (رواه مسلم والنسآء)                            
“Nabi SAW. telah melarang menjual air mani binatang jantan” (HR. Muslim dan Nasa’i).

2)      Menjual anak ternak yang masih dalam kandungan induknya.
                         sabda Nabi SAW.dari Abu Hurairah ra.:

       اَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَىعَنْ بَيْعِ الْمَضَامِيْن (رواه البزار)               
“Bahwa Nabi SAW. melarang menjual belikan anak ternak yang masih dalam kandungan induknya” (HR Al Bazzar).

3)      Menjual belikan barang yang baru dibeli sebelum diserah terimakan kepada pembelinya, sabda Nabi SAW. :

... لاَتَبِعَنَّ شَيْئاًاشْتَرَيْتَهُ حَتَّى تَقْبِضْهُ (رواه احمد والبيهقى)                               
“Janganlah kamu menjual sesuatu yang kamu beli sebelum kamu terima”(HR. Ahmad dan Al Baihaqy).

4)      Menjual buah-buahan yang belum nyata buahnya, Sabda Nabi SAW. dari Ibnu Umar ra. :

نَهَى رَسُوْلُ الله ِصَلَى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الثِّمَارِحَتَّى يَبْدُاصلاَحُهَا (متفق عليه)           
“Nabi SAW. Telah melarang menjual buah-buah yang belum tampak manfaatnya” (Muttafaq Alaih).

        4. Hikmah Jual Beli
a.       Membentuk kepribadian Muslim yang terhindar dari kepemilikan harta secara batil. (QS. An Nisa : 29).
b.      Membentuk kepribadian Muslim yang terhindar dari kepemilikan harta secara riba (QS. Al Baqarah : 275).
c.       Mendorong untuk saling menolong sesama manusia sehingga mempunyai nilai sosial kemasyarakatan (QS. Al Maidah : 2).
d.      Melaksanakan hukum yang dihalalkan Allah SWT. Dan menjauhi yang diharamkan. (QS. Al Baqarah : 275).
e.       Mendidik pihak penjual dan pembeli agar memiliki sifat-sifat tenggang rasa, saling hormat menghormati, lapang dada dan tidak tergesa-gesa.
Sabda Nabi SAW. Dari Jabir ra.:

عَنْ انَبِيِّ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَحِمَ الله ُرَجُلاً سَمْحًا اِذَا بَاعَ وَاِذَااشْتَرَى وَاِذَااقْتَضَى   (رواه البخارى والترمذى)                                                    
“Allah memberi rahmat kepada orang yang berlapang dada pada saat menjual, pada saat membeli dan pada saat menagih hutang (HR. Bukhari dan Tirmidzi).
Rounded Rectangle: B. KHIYAR
 



        Khiyar menurut bahasa artinya memilih yang terbaik, sedangkan menurut istilah khiyar ialah : memilih antara melangsungkan akad jual beli atau membatalkan atas dasar pertimbangan yang matang dari pihak penjual dan pembeli.

1. Jenis-jenis Khiyar
Khiyar ada 3 macam, yaitu :
a.      Khiyar Majlis, artinya memilih untuk melangsungkan atau membatalkan akad jual beli sebelum keduannya berpisah dari tempat akad. Sabda Rasulullah SAW. :

الْبَيِّعَانِ بِ الْخِيَارِمَالَمْ يَتَفَرَّقَا (رواه البخرى والمسلم)                         
“Dua orang yang berjual beli boleh memilih (meneruskan atau mengurungkan) jual belinya selama keduanya belum  berpisah” (HR. Bukhari dan Muslim).

b.      Khiyar Syarat, yaitu khiyar yang dijadikan syarat waktu akad jual beli, artinya si pembeli atau si penjual boleh memilih antara meneruskan atau mengurungkan jual belinya selama persyaratan itu belum dibatalkan setelah mempertimbangkan dalam dua atau tiga hari.

Khiyar syarat paling lama tiga hari. Sabda Nabi SAW. :

اَنْتَ بِالْخِيَارِفِى كُلِّ سِلْعَةٍ اِبْتَعْتَهَا ثَلاَثَ لَيَالٍ (رواه البيهقى وابنى ماجة)      
“Engkau boleh melakukan khiyar pada segala barang yang telah engkau beli selama tiga hari tiga malam” (Al Baihaqi dari Ibnu Majah).

c.       Khiyar Aibi, yaitu memilih melangsungkan akad jual beli atau mengurungkannya bilamana terdapat bukti cacat pada barang.

        2. Hikmah dan Manfaat Khiyar
Adapun hikmah khiyar antara lain adalah :
a.       Mendidik masyarakat agar berhati-hati dalam melakukan jual beli.
b.      Menghindarkan kemungkinan terjadinya unsur penipuan dalam jual beli.
c.       Mendidik penjual agar bersikap jujur dalam menjelaskan kualitas barang dagangannya.
d.      Menghindarkan terjadinya penyesalan dikemudian hari bagi penjual dan pembeli.

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ النَّبِيُّ صَلى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ اَقَالَ نَادِمًا اَقَالَ الله ُعَشْرَتَهُ (رواه البزار)
“Dari Abu Hurairah RA Nabi SAW. bersabda : Barang siapa mencabut (jual beli) terhadap orang yang menyesal, maka Allah mencabut kerugiannya” (HR. Al Bazzar).


jawablah soal berikut ini! ayoo..jawab yang benar..

I. Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang benar diantara huruf  a, b, c, d atau e !

1.      Prinsip jual beli dalam Islam adalah dilaksanakan suka sama suka, hal ini didasarkan pada 
a.       QS. An Nisa’ : 26
b.      QS. An Nisa’ : 29
c.       QS. An Nisa’ : 8
d.      QS. An Nisa’ : 30
e.       QS. An Nisa’ : 1
2.      Membeli barang yang sedang ditawar oleh orang lain adalah termasuk bentuk jual beli …
a.       dilarang
b.      dibolehkan
c.       tidak dibolehkan sama sekali
d.      terlarang tapi sah
e.       sah-sah saja
3.      Diantara bentuk-bentuk jual beli yang terlarang adalah …
a.       menyakiti si penjual atau si pembeli
b.      suka sama suka
c.       membeli barang untuk kepentingan bersama
d.      menimbun barang untuk kebersamaan
e.       membeli sesuatu barang dengan jalan yang baik
4.      Menjual anak ternak yang masih dalam kandungan termasuk jual beli …
a.       jual beli yang terlarang
b.      jual beli yang terlarang dan tidak sah
c.       jual beli yang dibolehkan
d.      jual beli yang tidak sah
e.       jual beli yang belum ketahuan barangnya
5.      Buah-buahan yang belum nyata buahnya, dijual pada orang lain  hukumnya adalah …
a.       dilarang
b.      dibolehkan
c.       boleh dilakukan
d.      makruh
e.       tergantung pada niatnya
6.      Memberikan nafkah pada keluarga dengan ikhlas termasuk …
a.       kewajiban
b.      tanggung jawab
c.       disunahkan
d.      infaq
e.       tanda kasih sayang
7.      Arti potongan ayat berikut  اِذَاتَدَايَنْتُمْ  adalah …
a.       apabila kamu bermusyawarah
b.      apabila kamu bermu’amalah
c.       apabila kamu bermasalah
d.      apabila kamu bermunajat
e.       apabila kamu bermunakahat
8.      Jual beli pada dasarnya adalah mencari untung/laba. Oleh karena itu mencari untung/laba dalam berjual beli merupakan …
a.       tujuan akhir
b.      naluri berdagang
c.       sebagai sarana bertaqarub
d.      kewajiban
e.       hak setiap orang
9.      وَاَحَلَّ الله ُالْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا                                           
Potongan ayat diatas merupakan salah satu landasan untuk …
a.       berdagang
b.      bertetangga
c.       berkomunikasi
d.      berperang
e.       bersedekah
10.  Salah satu hikmah jual beli adalah …
a.       perputaran barang
b.      masing-masing merasa untung
c.       adanya barter barang
d.      kebutuhan masyarakat terpenuhi
e.       perpindahan barang
11.  Yang bukan tergolong jual beli yang terlarang dan sah adalah …
a.       menyakiti si penjual atau si pembeli
b.      meloncatnya harga menjadi tinggi sekali dipasaran
c.       membeli barang yang sedang ditawar orang lain masih dalam khiyar
d.      menjauhkan orang dari mencari harta yang batil
e.       membeli barang untuk ditimbun.
12.Dibawah ini adalah nama-nama khiyar, kecuali :
a. khiyar syarat                   
b. khiyar majlis                   
c. khiyar aibi
d. khiyar jais
e. khiyar karena cacat
13.  Salah satu hikmah disyariatkannya khiyar adalah …
      a.   mempermudah transaksi jual beli
      b.   meningkatkan jumlah omset penjualan
      c.   barang yang diterima pembeli dengan uang tunai
      d.   mendapat barang dengan cepat dan mudah
      e.   jual beli berlangsung atas kehendak penjual dan pembeli
14.  Yang bukan termasuk pengertian khiyar adalah …
a.       boleh memiliki satu diantar dua
b.      tawar menawar barang
c.       meneruskan jual beli
d.      menarik kembali
e.       tidak jadi beli
15.  Hikmah khiyar antara lain …
a.       untuk kemaslahatan bagi orang-orang yang melakukan akad jual beli
b.      memperoleh keuntungan bersama
c.       menghindari kerugian
d.      memperoleh keuntungan
e.       saling menjaga amanah
16.  Keuntungan dan laba bisnis dari seseorang muslim dapat dipergunakan untuk …
a.       memenuhi kebutuhan keluarga dan membantu masyarakat
b.      meningkatkan daya saing
c.       meningkatkan kualitas ekonomi
d.      membantu para pengusaha
e.       saling bantu membantu
17.  اليدالعلياخيرمن اليدالسفلى 
       Arti hadits diatas adalah …
a.       membantu seseorang muslim dengan harta
b.      tangan dibawah lebih baik dari tangan yang diatas
c.       menerima sesuatu tidak ada larangannya
d.      tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah
e.       larangan berbuat kikir
18.  Prinsip jual beli menurut Islam adalah …
a.       suka sama suka
b.      transaksi
c.       saling pengertian
d.      ada barang
e.       ada perjanjian yang sah
19.  Khiyar dalam fiqih mengandung pengertian sebagai berikut …
a.       boleh memilih antara meneruskan atau membatalkan jual belinya
b.      memilih yang terbaik
c.       boleh meneruskan jual beli walaupun ada cacat
d.      jual beli batal
e.       sesuai dengan perjanjian
20.  Khiyar dalam fiqih Islam terbagi kepada beberapa macam, salah satu diantaranya adalah …
a.       khiyar majlis
b.      khiyar salam
c.       khiyar muslamfihi
d.      khiyar sighat
e.       khiyar syuf’ah
21.  Pembeli dan penjual boleh melakukan khiyar (jadi atau tidaknya jual beli itu) asal si penjual dan pembeli belum meninggalkan tempat akad, disebut khiyar  …
a.       syarat
b.      kutubi
c.       majlis
d.      salam
e.       aibi
22.  Yang tidak termasuk jual beli yang terlarang dan tidak sah adalah …
a.       menjual air mani binatang jantan
b.      menjual anak ternak yang masih dalam kandungan induknya
c.       menjual buah-buahan yang belum nyata buahnya
d.      menjual belikan barang yang baru dibeli sebelum diterimakan pembelinya
e.       jual beli dengan mengecoh
23.  Beberapa bentuk jual beli terlarang yaitu jual beli :
       1. anak hewan yang masih dalam kandungan induknya
       2. ikan yang masih ada di empang
       3. air susu yang masih dalam teteknya
       4. barang yang tidak dalam penawaran orang lain
       5. barang yang sudah sampai dipasar
      Pernyataan yang benar adalah nomor …
a.       1,2 dan 4
b.      1,2 dan 3
c.       1,3 dan 5
d.      3,4 dan 5
e.       2 dan 4
24.  Manfaat dan hikmah jual beli antara lain …
a.       mampu menyantuni fakir miskin
b.      menjauhkan orang dari memakan dan memiliki harta dengan cara bathil
c.       menjadikan orang terpandang ditengah masyarakat
d.      agar dapat memperoleh pekerjaan yang layak
e.       sebagai sarana untuk dapat pekerjaan
25.  Ketika penjual menawarkan baju kepada calon pembeli dengan perjanjian, jika ukuran dan  warnanya cocok maka jadilah pembeliannya. Khiyar yang demikian disebut …
a.       khiyar majlis
b.      khiyar isyarat
c.       khiyar syarat
d.      khiyar majlis dan isyarat
e.       khiyar majlis dan syarat
26.  Sedangkan terjadinya transaksi antara penjual dan pembeli sebelum meninggalkan tempat jual beli, disebut dengan …
a.       khiyar isyarat
b.      khiyar syarat
c.       khiyar syarat majlis
d.      khiyar majlis
e.       khiyar syarat majlis
27.  Menurut kesepakatan ahli hadits menjual buah yang baru berbunga tidak jelas mutu dan jumlahnya adalah …
a.       boleh
b.      makruh
c.       subhat
d.      sah
e.       dilarang
28.  Pengusaha muslim dalam melakukan jual belinya selalu didasari pada tujuan hidup yakni …
a.       ibadah
b.      sabar
c.       tawakal
d.      kejujuran
e.       tidak kikir
29.   وَاَحَلَّ الله ُالْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا  
       Arti ayat diatas …
a.       jual beli dan riba dibolehkan oleh Allah
b.      prinsip jual beli adalah suka sama suka
c.       Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba
d.      Allah menghalalkan jual beli dalam bentuk apapun
e.       Jual beli yang diridhoi Allah adalah halal zatnya
30.  Manfaat jual beli yang dilakukan seseorang adalah …
a.       merasa senang, lapang dada dalam tawar menawar
b.      memperoleh untung yang besar
c.       tidak boleh rugi
d.      tahu identitas pembeli
e.       kenal dengan pembeli

II.  Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini !

1.       عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ الله ُعَنْهُ اَنَّ رَسُوْلَ للهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ الثَّمَارِ حَتىَّ                                                                          يَبْدُوْصَلاَ حُهَا
           Tulislah arti hadits tersebut di atas !
2.        Sebutkan manfaat atau hikmah jual beli!
3.      Sebutkan macam-macam khiyar dan jelaskan masing-masing !
4.      قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِنَّمَا الْبَيْعُ عَنْ تَرَاضٍ ..                    
            Jelaskan maksud potongan hadits tersebut diatas !      
5.      Didalam Islam ada jual beli yang dilarang, coba jelaskan tentang larangan jual beli sesuai dengan hadits berikut !
نَهَى رَسُوْلُ للهِ ص م  عَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ  











Tidak ada komentar:

Poskan Komentar